Pencarian

Polda Jabar Kerahkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, 6 Kawasan Jalur Arteri Dijaga Ketat

Selasa, 22 September 2026 • 20:48:31 WIB
Polda Jabar Kerahkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Si Jalak Harupat, 6 Kawasan Jalur Arteri Dijaga Ketat
Polda Jabar mengerahkan 2.026 personel gabungan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 Grup B di Stadion Si Jalak Harupat.

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengerahkan 2.026 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 Grup B di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Sebanyak 156 personel di antaranya disiagakan di enam kawasan pengamanan yang membentang dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga gerbang stadion dan Gajah Mekar. Pengamanan juga diperketat di empat hotel akomodasi delegasi dan empat lokasi latihan tim peserta Grup B.

BANDUNG — Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan pihaknya telah membagi jalur arteri menuju kawasan stadion menjadi enam kawasan pengamanan. Pembagian itu membentang mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga area gerbang stadion dan Gajah Mekar.

Personel di lapangan disiapkan menerapkan sejumlah skema pengamanan lalu lintas. Mulai dari sterilisasi, penyekatan jalan, hingga pengawalan pergerakan bus pemain dan suporter menuju stadion.

"Enam kawasan tersebut dijaga oleh 156 personel, membentang panjang mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga menuju area gerbang stadion dan Gajah Mekar," kata Hendra di Bandung.

Operasi Garuda Bakti 2026 Andalkan Tindakan Preemtif dan Preventif

Hendra menyebut pengamanan turnamen ini dikemas dalam Operasi Garuda Bakti 2026. Pendekatannya mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum yang tegas.

"Kami menyadari bahwa ajang berskala internasional ini membawa kebanggaan sekaligus tantangan bagi Jawa Barat. Oleh karena itu, melalui Operasi Garuda Bakti 2026, kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum yang tegas," ujarnya.

Kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi gangguan keamanan selama turnamen berlangsung. Termasuk kejahatan jalanan, aksi premanisme, maupun potensi gesekan antarsuporter.

"Keselamatan pemain, ofisial, dan masyarakat adalah prioritas utama kami, dengan terus mengambil pelajaran dari tragedi masa lalu agar tidak kembali terulang," katanya.

Empat Hotel Delegasi hingga Lokasi Latihan Tim Grup B Jadi Fokus Pengamanan

Pengamanan tidak hanya dipusatkan di kawasan stadion. Sejumlah hotel yang menjadi tempat akomodasi delegasi juga diperketat, yakni Hotel Pullman Bandung Grand Central, Crown Plaza, Trans Luxury, dan Hilton Bandung.

Polda Jabar menyiagakan 125 personel Polrestabes Bandung untuk mengamankan empat lokasi latihan tim nasional peserta Grup B. Keempat tim tersebut adalah Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Lokasi latihan meliputi Lapangan Arcamanik, Saraga ITB, Lapangan Sidolig, dan Lapangan Unpad.

Sistem Empat Ring di Kawasan Si Jalak Harupat

Pengamanan di kawasan Si Jalak Harupat menerapkan sistem empat zona atau ring, yakni Ring 1 hingga Ring 4. Ring 1 dilaksanakan oleh pengamanan steward.

"Untuk Ring 1 dilaksanakan oleh pengamanan steward yang nantinya apabila ada kejadian tertentu dapat meminta bantuan kepada kepolisian," ujar Hendra.

FIFA ASEAN Cup 2026 Grup B di Stadion Si Jalak Harupat berlangsung 25 September hingga 5 Oktober 2026. Polda Jabar menyiapkan total 2.026 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian pertandingan di wilayah tersebut.

Follow www.bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks