TASIKMALAYA — Kedatangan Irjen Pol Pipit Rismanto disambut langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto, jajaran pejabat utama Polres, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya. Kapolda Jabar datang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Nila Pipit dan sejumlah pejabat utama Polda Jabar.
Pipit menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bagian dari agenda kerja untuk melihat kondisi wilayah hukum di Jawa Barat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian. Sebagai pimpinan Polda Jabar, ia menilai perlu memahami karakteristik setiap daerah dan mendengarkan masukan masyarakat soal pelayanan kepolisian.
Evaluasi Kinerja dan Serapan Aspirasi Warga
"Tentunya saya harus mengenal, mengunjungi, sekaligus melakukan analisa dan evaluasi terhadap situasi yang ada di setiap kota dan kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kota Tasikmalaya sebagai salah satu wilayah hukum Polda Jabar," ujar Pipit.
Kunjungan itu juga menjadi sarana mengetahui persepsi masyarakat terhadap kinerja kepolisian serta menggali harapan mereka terhadap institusi Polri. Masukan tersebut, kata Pipit, akan jadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat daerah maupun provinsi.
Respons Cepat dan Kolaborasi Jadi Kunci Pelayanan
Di hadapan personel, Kapolda menegaskan anggota Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi dan dinamika masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi warga.
"Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, polisi harus hadir. Respons cepat menjadi hal yang sangat penting. Selain itu, perlu memperkuat kolaborasi karena tidak semua persoalan dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.
Geng Motor dan Kenakalan Remaja Jadi Perhatian
Selain bertemu jajaran kepolisian, Kapolda Jabar bersilaturahmi dengan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ulama di Kota Tasikmalaya. Salah satu isu yang mencuat dalam pertemuan itu adalah fenomena kenakalan remaja dan aksi kejahatan jalanan yang melibatkan kelompok geng motor.
Pipit mengajak seluruh pihak, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, melakukan pencegahan sejak dini. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak yang masih berusia remaja.
Ia juga mendorong para guru terus memberikan pendidikan karakter agar generasi muda memiliki kesadaran disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
"Kami mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap anak-anaknya. Begitu juga para guru agar terus memberikan pendidikan karakter. Pencegahan kejahatan jalanan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," katanya.
Sinergi Lintas Elemen untuk Kamtibmas Kondusif
Kapolda berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan dunia pendidikan terus diperkuat. Tujuannya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kota Tasikmalaya maupun Jawa Barat secara umum.