Pencarian

DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Izin dan PSU Perumahan LBS 2 Cibitung, Soroti Danau hingga Jalan Rusak

Minggu, 13 September 2026 • 08:46:02 WIB
DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Izin dan PSU Perumahan LBS 2 Cibitung, Soroti Danau hingga Jalan Rusak
DPRD Kabupaten Bekasi mendorong evaluasi izin dan pemenuhan PSU Perumahan LBS 2 di Cibitung.

KABUPATEN BEKASI — Polemik Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2 di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, kembali mencuat ke permukaan. DPRD Kabupaten Bekasi menilai persoalan sarana dan prasarana di kawasan itu belum tuntas meski perizinan pembangunan sudah berjalan.

Desakan evaluasi disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun. Ia bukan hanya legislator yang mengawasi dari luar, tetapi juga warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Jalan Rusak hingga Danau Tanpa Standar Keselamatan

Sejumlah persoalan menjadi perhatian warga. Sistem pembuangan air dinilai belum optimal, dan pada akhir 2025 beberapa titik di kawasan itu sempat tergenang saat hujan deras.

Kondisi jalan lingkungan juga dikeluhkan. Kerusakan diduga berkaitan dengan aktivitas pembangunan blok baru di perumahan tersebut.

Persoalan paling serius menyangkut keberadaan danau di kawasan perumahan yang dinilai belum dilengkapi standar keselamatan memadai. Sebelumnya, pernah terjadi insiden yang mengakibatkan seorang anak kecil meninggal dunia.

Perda PSU Nomor 9 Tahun 2017 Jadi Acuan Evaluasi

Jiovanno meminta Pemkab Bekasi memastikan pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyediaan PSU di Kawasan Perumahan berjalan sesuai ketentuan.

"Pemkab Bekasi perlu meninjau izin pembangunan Perumahan LBS 2 karena sarana prasarana perlu mendapat perhatian lebih," kata Jiovanno, Rabu (11/9/2026).

Ia menegaskan agar tidak ada aspek pemenuhan PSU yang terlewat di kawasan tersebut. "Jangan sampai ada hal yang terlewat terkait pemenuhan di Perumahan LBS 2," ujarnya.

Plt Bupati Diminta Instruksikan Verifikasi Lapangan

Jiovanno meminta Plt Bupati Bekasi menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait melakukan evaluasi dan verifikasi langsung ke lapangan.

OPD yang dinilai perlu dilibatkan antara lain DPMPTSP, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Disperkimtan, serta Dinas Perhubungan. Evaluasi mencakup rekomendasi teknis dan pemenuhan PSU yang sebelumnya telah dikeluarkan.

"Jangan sampai pengambilan keputusan hanya berdasarkan laporan administrasi. Perlu turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya," tegasnya.

Warga Tunggu Kepastian Perbaikan dan Pengawasan

Jiovanno berharap evaluasi ditindaklanjuti dengan langkah konkret, mulai dari audit, perbaikan infrastruktur, hingga pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban pengembang.

"Yang dibutuhkan warga saat ini adalah kepastian. Evaluasi, perbaikan, dan pengawasan yang berkelanjutan," pungkasnya.

Follow www.bandungline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rakyatjabarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks