CIREBON — Ketua Kontingen Kota Cirebon Porprov XV Jawa Barat, Handarujati Kalamullah, menyatakan KONI saat ini mengikuti tahapan Delegate Registration Meeting (DRM) yang berlangsung di tiga kota tuan rumah, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor. DRM menjadi tahapan penting karena menjadi proses validasi dan penguncian data atlet sebelum memasuki tahapan technical meeting. Data atlet diverifikasi mulai dari identitas hingga cabang olahraga yang akan diikuti.
Anggota kontingen Kota Cirebon sudah datang langsung untuk melakukan pencocokan dan validasi, dari nama sampai cabor setiap atlet. "Kami ingin memastikan atlet yang sudah menjalani berbagai tahapan dalam BK Porprov sudah masuk dalam database," kata Handarujati, Senin 21 September 2026.
DRM dilakukan untuk menyelesaikan persoalan administratif sejak tahap awal sehingga tidak menimbulkan sengketa maupun kendala teknis ketika pertandingan berlangsung. Tahapan tersebut sekaligus memastikan setiap atlet memiliki status dan hak bertanding sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami ingin memastikan atlet sudah siap bertanding saat Porprov nanti. Karena itu, seluruh data harus benar-benar sesuai dan tidak menimbulkan persoalan ketika pelaksanaan pertandingan," katanya.
Selain administrasi, KONI Kota Cirebon akan melakukan monitoring terhadap seluruh cabang olahraga untuk mengetahui perkembangan persiapan atlet. Monitoring tersebut dilakukan untuk memetakan kesiapan sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi masing-masing cabor.
"Nanti kami akan monitoring ke cabor untuk memastikan kesiapannya sejauh mana dan kendalanya. Kami berusaha semaksimal mungkin agar atlet terbaik bisa tampil prima dalam Porprov nanti," jelasnya.
Terkait anggaran Porprov yang direncanakan cair pada Oktober 2026, Handarujati menyebut hal tersebut tidak menjadi kendala. KONI Kota Cirebon telah menyalurkan anggaran hibah kepada masing-masing cabang olahraga sejak Mei 2026.
Penyaluran lebih awal itu memberi ruang bagi setiap cabor untuk menyusun program latihan tanpa menunggu pencairan anggaran tahap berikutnya. Kota Cirebon menjadi salah satu daerah yang tengah memastikan kesiapan atlet dan cabang olahraga yang akan berlaga dalam ajang olahraga empat tahunan tersebut.
KONI Kota Cirebon menargetkan kontingennya mampu menembus posisi 10 besar pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan prestasi Kota Cirebon pada ajang Porprov sebelumnya.
Dengan data atlet yang sudah terkunci di tahap DRM, KONI Kota Cirebon memastikan tidak ada lagi perubahan daftar peserta menjelang pertandingan. Seluruh proses administrasi diharapkan rampung sebelum technical meeting digelar.